Wacana Be NewSKP


Ilmu Pengetahuan dan Teknologi


Home | Sekilas | Foto | Wacana | Wisata | Agama | Humor | Gallery | Curhat | Sport | Buku Tamu

Friday, August 26, 2005

Bagaimana Melindungi Otak Anak VII


Mengajarkan Disiplin Pada Anak

Bijaksanalah jika Anda memikirkan kembali dan meneliti dengan cermat disiplin yang sudah Anda terapkan kepada anak-anak Anda dan dengan teliti perhatikanlah mutu dan hasil-hasilnya. Jika seorang anak tidak mengerti apa sebenarnya yang Anda harapkan daripadanya, maka pasti ia tidak dapat memberi respon yang benar. Awal daripada disiplin harus dimulai dengan komunikasi yang baik dan sederhana. Tujuan akhir daripada disiplin orang tua ialah untuk mengajarkan agar anak Anda dapat mendisplin dirinya sendiri; komunikasi merupakan langkah pertama unutk dapat mencapai tujuan itu.

Disiplin yang baik mempunyai beberapa ciri yang pasti, seperti yang diuraikan berikut ini secara singkat oleh Beverly LaHaye. Jangan lupa ajukanlah pertanyaan-pertanyaan berikut kepada diri Anda sendiri :
1. Apakah disiplin itu bersifat membangun?
Disiplin harus bertujuan untuk menolong si anak dan bukan untuk membuat dia frustasi.

2. Apakah displin itu menyebabkan anak itu membuat pilihan yang bijaksana?
Disiplin haruslah membimbing dan mendidik si anak agar ia sanggup membuat pilihan yang bijaksana. Dengan demikian Anda sedang menolongnya untuk dapat mendisplin dirinya sendiri.

3. Apakah disiplin itu dilakukan secara konsisten?
Disiplin yang benar berarti setia dan konsisten memberi respon terhadap ketidaktaatan. Disiplin yang dijalankan hanya sekali-sekali, jadi kadang-kadang diabaikan, akan menjadi kurang efektif.

4. Apakah disiplin itu juga menyatakan kasih?
Disiplin harus bersumber pada hati yang penuh kasih bagi si anak. Hal ini juga meyakinkan dia bahwa dirinya adalah milik dan merupakan bagian daripada keluarganya.

5. Apakah disiplin itu bersifat rahasia?
Anak Anda perlu mengetahui bahwa disiplin itu dirahasiakan hanya di antara dia dan orang tuanya, dan bahwa hal itu tidak akan menjadi bahan percakapan di kumpulan arisan ibu-ibu di lingkungan atau R.T. itu. Dengan mengampuni kesalahan anak Anda, Anda berarti juga membina kepercayaan di dalam diri anak itu bahwa Anda sudah mengampuni dia dan sekarang semuanya sudah dilupakan.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home

Online dictionary at www.Answers.com
Buku Pintar Be NewSKP

Ensiklopedia Be NewSKP: